LBH GMBI Cianjur Soroti Soal SLHS ,IPAL ,dan SPPL Yang diduga Belum ditempuh Puluhan SPPG di Cianjur



Cianjur ll Wartapolitan - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Pemerintah sebagai upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat kembali mendapat sorotan tajam dari LBH GMBI di kabupaten Cianjur. Sorotan tersebut terkait dengan sertifikat sertifikasi laik Higiene dan Sanitasi (SLHS) yang harus dimiliki Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bukti pemenuhan standar mutu serta persyaratan keamanan pangan.

Menurut Ketua LBH GMBI Kabupaten Cianjur Taufan Qudratullah SH, Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh kepala dinas kesehatan kabupaten Cianjur masih ada puluhan SPPG di kabupaten Cianjur yang belum mengantongi SLHS . 
dari total 337 SPPG yang baru mempunyai SLHS sebanyak 278 SPPG, 59 Blom mempunyai SLHS, dari 59 SPPG yg belum mempunyai SLHS baru 32 SPPG yg mengajukan dan 27 SPPG belum sama sekali, sementara itu berdasarkan informasi dari dinas lingkungan hidup ((DLH)  Izin IPAL dan SPPL dari jumlah 337 SPPG, baru 6 SPPG yg lengkap ( IPAL + SPPL ) sisa nya 171 SPPG baru IPAL tidak memiliki SPPL dan 160 SPPG tidak memiliki kedua nya.

" Padahal Pemda Cianjur sudah jauh-jauh hari mengeluarkan Surat Edaran no B/ 400/182/Setda/04/2026 tahun 2026 Tentang Pemenuhan Persyaratan Perizinan Berusaha Berbasis Resiko yg di tujukan kepala SPPG SE kabupaten Cianjur tanggal 6 April 2026" Ungkap Taufan 

Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik terkait efektivitas, akuntabilitas, dan kesiapan pelaksanaan program MBG di Kabupaten Cianjur.

" LBH GMBI Cianjur mendorong Pemda dan Satgas BGN untuk mengambil tindakan tegas kepada SPPG yg belum memiliki izin, untuk dilakukan nya penutupan sementara / suspend agar nanti kedepannya menjadi perhatian bagi SPPG yg mengabaikan aturan yg berlaku," Ujar Taufan Qudratullah kepada awak media, Senin ( 8/6/2026)** Dri **

Posting Komentar untuk "LBH GMBI Cianjur Soroti Soal SLHS ,IPAL ,dan SPPL Yang diduga Belum ditempuh Puluhan SPPG di Cianjur "