Puluhan Warga Menjadi Korban Penipuan Nasabah Bank
CIANJUR ll Wartapolitan - Puluhan warga Kp.Pamokolan, Desa Sukamanah, Kecamatan Karang Tengah Cianjur, menjadi korban penipuan nasabah bank. Cianjur.Rabu.5/11.
mengungkap kasus penipuan dan penggelapan dana nasabah bank yang dilakukan oknum suami istri yang berinisial TF (suami) SH (istri) dengan melibatkan salah satu pegawai bank dengan berinisial JJ.
Pelaku memanfaatkan modus dengan cara meminjam sertifikat rumah dan BPKB kendaraan dengan iming - iming uang pinjaman cair total seratus juta, namun yang dikasih kisaran 3 juta.
Menurut DH ( 60 ) warga kp. Pamokolan, Desa Sukamanah, Kecamatan Karang tengah, Cianjur. Menjadi salah satu korban penipuan tersebut.
Korban yang sempat mempertanyakan kepada pelaku, namun pelaku malah ngumpet di atas langit- langit rumah.
Masih DH, menjelaskan bahwa JJ, yang bekerja sebagai Mantri atau Surveyor di salah satu bank di cianjur, bekerjasama menawarkan program pinjaman baru kepada nasabah dijanjikan imbal hasil lebih tinggi.
“ Menindaklanjuti laporan masyarakat bahwa ada kasus ini. Beredar sejak bulan Maret - Mei 2025. Pelaku berinisial TF dan SH diduga telah merugikan puluhan nasabah hingga total kerugian bank mencapai kurang lebih dari Rp. 4 Milyar,” kata DH.
JJ yang mempunyai akses aplikasi perbankan digital nasabah berdalih akan membantu proses transaksi. Setelah mendapatkan akses, pelaku lalu memberikan sejumlah uang pencairan kisaran 1 juta sampai 3 juta rupiah, sedangkan dana seluruh pinjaman nasabah masuk ke rekening pribadinya dengan alasan bahwa uang tersebut sudah masuk ke rekening dan tidak boleh diketahui nasabah.
Aksi ini baru terbongkar ketika para nasabah merasa curiga karena pihak bank yang datang menanyakan angsuran para nasabah yang tidak kunjung pernah dianhsur. Warga yang merasa geram terhadap tindakan Bank. Puluhan warga tersebut kemudian menyakan permasalahan ini serta mendatangi rumah SH untuk meminta klarifikasi. Pelaku SH kemudian saat ini kabur entah dimana keberadaannya.
“Dari tindakan ini, ada puluhan korban yang dirugikan secara materi,” ujar DH.
JJ Oknum Pegawai bank yang diduga bekerjasama dengan pelaku sudah masuk ranah pidana karena sudah melakukan tindakan menguntungkan pribadi.
Tambahnya, kami warga Kp.Pamokolan meminta kepada Bapak Gubernur dan Bupati Cianjur untuk turun menuntaskan Kasus ini, karena sudah merupakan peringatan bagi masyarakat lainnya agar lebih berhati-hati dalam bertransaksi dan tidak memberikan akses data perbankan kepada pihak mana pun. “Kami yang mengatasnamakan warga pamokolan akan terus mengembangkan kasus ini untuk mengumpulkan bukti lebih lanjut serta memastikan tidak ada korban lain,” ucap dia ** Deri Lesmana**

Posting Komentar untuk "Puluhan Warga Menjadi Korban Penipuan Nasabah Bank"