DPRD Cimahi Desak KONI Segera Rangkul CFC, Atlet Berprestasi Tak Boleh Terlantar


KOTA CIMAHI || Wartapolitan.com – Komisi 4 DPRD Kota Cimahi menegaskan tidak boleh ada atlet berprestasi yang terabaikan hanya karena persoalan kelembagaan. Klub olahraga bela diri CFC didorong segera mendapatkan kepastian wadah pembinaan melalui koordinasi dan naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Cimahi.

Sikap tegas tersebut disampaikan Sekretaris Komisi 4 DPRD Kota Cimahi, Iwan, seusai menerima audiensi perwakilan CFC di Gedung DPRD Kota Cimahi, Rabu (12/8/2026).

Audiensi tersebut mengungkap kiprah CFC dalam membina atlet olahraga bela diri sekaligus sejumlah prestasi yang telah diraih para atlet binaannya. Namun, capaian tersebut dinilai belum sepenuhnya mendapatkan dukungan kelembagaan dan pembinaan yang sebanding.

Kondisi itu menjadi perhatian serius DPRD. Iwan menilai prestasi atlet tidak boleh berhenti hanya karena belum jelasnya wadah organisasi maupun jalur pembinaan. “Kami sangat support dan mendukung apa yang dilakukan teman-teman CFC. Prestasi-prestasi yang telah dilakukan anak-anak didiknya harus mendapatkan perhatian,” ujar Iwan.

Menurutnya, atlet membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan bertanding. Mereka membutuhkan sistem pembinaan yang jelas, fasilitas, dukungan kelembagaan, serta perhatian pemerintah agar prestasi yang telah diraih tidak berhenti di satu titik.

Karena itu, Komisi 4 DPRD Kota Cimahi akan mendorong CFC segera berkoordinasi dengan KONI. DPRD juga meminta agar persoalan kelembagaan tersebut tidak dibiarkan berlarut-larut. “Anak-anak yang berprestasi harus kita lindungi dan mendapatkan perhatian lebih dari Pemerintah Kota Cimahi. Jangan sampai mereka berprestasi, tetapi setelah itu dibiarkan berjalan sendiri,” tegasnya.

Iwan juga meminta CFC segera menyerahkan data atlet yang selama ini berhasil mencatatkan prestasi. Data tersebut dinilai penting agar pemerintah memiliki gambaran jelas mengenai jumlah atlet, cabang olahraga, tingkat prestasi, serta kebutuhan pembinaan masing-masing atlet.

Dari data tersebut, DPRD akan mendorong adanya bentuk perhatian yang lebih konkret, termasuk membuka peluang dukungan pendidikan atau beasiswa bagi atlet berprestasi. “Teman-teman yang berprestasi kami minta datanya supaya bisa mendapatkan perhatian, termasuk beasiswa. Jangan sampai mereka yang sudah berprestasi justru putus harapan karena tidak mendapatkan dukungan,” tuturnya.

Iwan menegaskan, perhatian pemerintah tidak boleh hanya muncul ketika atlet berhasil membawa pulang medali. Pembinaan harus dilakukan secara berkelanjutan agar atlet memiliki masa depan yang jelas sekaligus mampu meningkatkan level prestasinya.

Menurutnya, pemerintah daerah harus hadir sejak proses pembinaan hingga atlet mencapai prestasi yang lebih tinggi.

Komisi 4 DPRD Kota Cimahi berencana menggelar audiensi lanjutan dengan mempertemukan CFC, KONI, serta pihak-pihak terkait. Pertemuan tersebut akan diarahkan untuk mencari solusi konkret mengenai status kelembagaan, mekanisme pembinaan, kebutuhan atlet, hingga dukungan pemerintah daerah. “Kami akan lakukan audiensi kembali. Nanti teman-teman CFC, KONI, dan pihak terkait kita dudukkan bersama untuk mencari solusi terbaik bagi adik-adik kita yang berprestasi,” kata Iwan.

DPRD menilai persoalan ini harus segera ditindaklanjuti. Jangan sampai potensi atlet Cimahi yang telah dibangun melalui proses panjang justru kehilangan arah karena persoalan administrasi dan kelembagaan.

Bagi DPRD, atlet berprestasi merupakan aset daerah yang harus dijaga dan dikembangkan. Prestasi mereka bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi juga membawa nama Kota Cimahi ketika tampil dalam kompetisi di tingkat regional, nasional, bahkan internasional.

Karena itu, Komisi 4 DPRD Kota Cimahi mendorong KONI dan Pemerintah Kota Cimahi tidak sekadar memberikan apresiasi, tetapi membangun sistem pembinaan yang nyata, terukur, dan berkelanjutan. Atlet tidak boleh diminta berprestasi ketika bertanding, tetapi dilupakan ketika membutuhkan dukungan.

DPRD menegaskan, sudah saatnya seluruh pihak duduk bersama memastikan CFC dan para atlet binaannya memiliki jalur pembinaan yang jelas. Sebab, membiarkan atlet berprestasi berjalan sendiri sama saja dengan mempertaruhkan potensi olahraga Kota Cimahi di masa depan. (Angga).

Posting Komentar untuk "DPRD Cimahi Desak KONI Segera Rangkul CFC, Atlet Berprestasi Tak Boleh Terlantar"