LBH Cianjur Soroti Adanya Dugaan Liputan Para Jurnalis Dibatasi di Acara Carnaval MBSP


WARTAPOLITAN.COM || CIANJUR - Lembaga Bantuan Hukum Cianjur (LBH-C) merasa prihatin atas ternodanya kebebasan Press dengan adanya dugaan pembatasan terhadap kerja jurnalistik, dalam peliputan acara Karnaval Mahkota Binokasih Sanghyang Pake (MBSP) di Cianjur pada hari Rabu, 6 Mei 2026.

Salah seorang aktivis LBH-C yang juga calon advokat muda, Biki Ahmad Fadillah menyatakan, kebebasan pers merupakan bagian penting dari kehidupan demokrasi, dan dijamin dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Pers memiliki fungsi untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat secara objektif, terbuka, dan bertanggung jawab. 

"Oleh karena itu, segala bentuk intimidasi, pelarangan peliputan, pembatasan akses informasi, maupun tindakan yang menghambat kerja wartawan perlu menjadi perhatian bersama," ujar Biki. Kamis, (07/05/2026).

Biki menilai bahwa, kegiatan budaya secara publik yang melibatkan masyarakat luas, seharusnya dilaksanakan secara terbuka serta menghormati hak masyarakat untuk memperoleh informasi dan berekspresi. 
Jurnalis yang menjalankan tugas peliputan wajib diberikan ruang kerja yang aman, profesional, dan tanpa ada pihak-pihak yang terkesan menghalangi tugas jurnalistiknya.

" LBH Cianjur mendesak seluruh pihak agar menghormati kemerdekaan pers, dan kerja jurnalistik sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata Dia.

Kami, lanjut Biki, menolak segala bentuk intimidasi, pembatasan, atau perlakuan diskriminatif terhadap kebebasan berekspresi dan pers dalam menjalankan tugas peliputan. 

" Kami berharap seluruh elemen masyarakat untuk menjaga iklim demokrasi, keterbukaan informasi, dan penghormatan terhadap kebebasan berekspresi," tambahnya.

Biki menegaskan, LBH Cianjur siap mendukung terciptanya pelaksanaan acara budaya yang tertib, aman, serta tetap menghargai hak publik untuk mendapatkan informasi dan kebebasan berekspresi. 

"Namun demikian, jauh lebih baik bila acara seremonial serupa juga tanpa melupakan kondisi masyarakat yang serba kekurangan. Terutama masyarakat korban gempa 2021 ataupun korban pergeseran tanah di Cianjur Selatan sana," pungkas dia. (Ruslan Ependi)

Posting Komentar untuk "LBH Cianjur Soroti Adanya Dugaan Liputan Para Jurnalis Dibatasi di Acara Carnaval MBSP"