‎Aksi Solidaritas: Tuntut Keadilan atas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus



‎Cianjur ll Wartapolitan — Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Cianjur menggelar aksi solidaritas pada Rabu, 8 April 2026, pukul 14. 00 WIB di Bunderan Tugu Lampu Gentur, Cianjur. Aksi ini merupakan bentuk kepedulian dan desakan terhadap penegakan hukum atas kasus penyiraman air keras yang menimpa aktivis KontraS, Andrie Yunus.
‎Aksi ini dikoordinatori oleh Sahrul Ramdhan selaku Koordinator Aksi, dengan Fauzi Rohmat sebagai Koordinator BEM PTNU Cianjur. Massa aksi hadir dengan membawa semangat solidaritas, menyuarakan keadilan, serta menuntut keseriusan negara dalam melindungi aktivis dan masyarakat sipil.
‎Dalam aksinya, BEM PTNU Cianjur menyampaikan lima tuntutan utama:
‎1. Mendesak Pemerintah untuk segera membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) guna mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus.
‎2. Mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas serta menangkap pelaku lapangan maupun pelaku intelektual dalam kasus tersebut.
‎3. Mendorong penyelesaian kasus ini melalui mekanisme peradilan umum secara terbuka, sesuai dengan amanat Pasal 65 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI.
‎4. Mendesak pemerintah untuk menjamin perlindungan terhadap aktivis dan masyarakat sipil dalam menjalankan kebebasan berekspresi.
‎5. Mengutuk segala bentuk kekerasan terhadap aktivis serta mendesak pemerintah hadir dalam menjamin keamanan dan keadilan bagi seluruh warga negara.
‎Koordinator Aksi, Sahrul Ramdhan, menegaskan bahwa aksi ini dilakukan secara damai dan tertib sebagai bentuk perjuangan moral mahasiswa. “Kami hadir untuk menyuarakan keadilan, bukan menciptakan kekacauan. Negara tidak boleh kalah oleh pelaku kekerasan,” tegasnya.
‎Sementara itu, Koordinator BEM PTNU Cianjur, Fauzi Rohmat, menyampaikan bahwa kasus ini menjadi alarm serius bagi demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia di Indonesia. “Jika aktivis terus dibungkam dengan kekerasan, maka demokrasi berada dalam ancaman. Negara harus hadir dan bertanggung jawab,” ujarnya.
‎Aksi ini diharapkan menjadi dorongan kuat bagi pemerintah dan aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut serta memastikan keadilan ditegakkan tanpa pandang bulu.
‎Hidup Mahasiswa! Hidup Rakyat Indonesia! ( Deri L)

Posting Komentar untuk "‎Aksi Solidaritas: Tuntut Keadilan atas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus"