BPKH 2026, Sambangi Cianjur Lewat Safari Bulan Suci Ramadhan



CIANJUR ll Wartapolitan - Badan Pengelola Keuangan Haji atau BPKH terus berupaya memperluas pemahaman masyarakat mengenai tata kelola dana haji melalui rangkaian kegiatan Safari Ramadhan. Pada kesempatan kali ini, sosialisasi tersebut digelar di Hotel Gino Feruci, Cianjur, Jawa Barat, dengan menggandeng Kananga Rescue sebagai mitra pelaksana serta Bank Muamalat untuk mengedukasi masyarakat terkait mekanisme setoran haji.

Deputi Badan Pelaksana BPKH RI, Dr. Juni Supriyanto, mengatakan. Bahwa Safari Ramadhan bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terkait mekanisme pengelolaan dana haji secara menyeluruh.

Langkah strategis ini dilakukan sebagai wujud transparansi publik sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2014. Deputi Penghimpunan BPKH RI, Juni Supriyanto, menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan agar warga memahami secara mendalam cara kerja lembaga, termasuk mengenai nilai manfaat yang dihasilkan dari pengelolaan dana tersebut.

Nah"Cianjur sendiri menjadi titik keempat dalam rangkaian safari nasional yang dilaksanakan serentak di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Sumatera hingga Sulawesi. Dalam pertemuan yang berlangsung pada Senin, 23 Februari 2026 tersebut, Juni memperkenalkan skema baru yang diharapkan dapat meringankan beban calon jemaah dalam melunasi biaya haji.

Juga Ia menambahkan bahwa selain sistem setoran awal dan pelunasan yang sudah lazim, kini terdapat pilihan skema setoran angsuran. Melalui program ini, masyarakat dapat mencicil biaya pelunasan secara bertahap hingga mencapai angka yang ditentukan. Meski demikian, Juni menekankan bahwa teknis pelaksanaannya masih dalam proses penyelarasan bersama Kementerian Agama agar sejalan dengan regulasi yang berlaku.

Serta upaya ini dirancang untuk memperkuat ketahanan finansial atau istithaah keuangan jemaah sebelum berangkat ke tanah suci. Juni memaparkan bahwa dari sekitar 17 juta umat Islam di Indonesia yang dinilai siap secara fisik dan materi untuk berhaji, baru sekitar 5,6 juta orang yang terdaftar. Oleh karena itu, edukasi literasi keuangan menjadi sangat krusial guna mendorong sisa potensi tersebut agar segera mendaftarkan diri.

Hal tersebut melalui pendampingan yang intensif, BPKH berkomitmen membantu calon jemaah mengelola tabungan mereka dengan baik. Dengan sosialisasi yang masif, pemerintah berharap target jemaah yang memiliki kesiapan kesehatan dan materi dapat terpenuhi secara optimal dalam beberapa tahun ke depan.( Red02)

Posting Komentar untuk "BPKH 2026, Sambangi Cianjur Lewat Safari Bulan Suci Ramadhan"