Abaikan Penolakan Warga, Kendaraan Alat Berat kembali Beroperasi di Pasir Cina Cipendawa
CIANJUR ll Wartapolitan- Aktivitas pengangkutan pasir Cina di Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, kembali berlangsung secara diam-diam pada dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB, saat mayoritas warga tengah terlelap.
Aryo prima mengatakan Operasional tersebut memicu keresahan karena diduga mengabaikan penolakan warga yang sebelumnya telah disampaikan.
warga menyebut, aktivitas tersebut dilakukan tanpa pemberitahuan dan terkesan sepihak.
Padahal, akses pengangkutan pasir Cina itu telah mendapat penolakan dari sebagian warga yang merasa terganggu oleh kebisingan, lalu lintas kendaraan berat, serta dampak lingkungan.
“Ini dilakukan saat warga sedang istirahat. Akses ini sudah ditolak, tapi tetap dijalankan kembali secara sepihak. Semua warga penolak merasa terganggu,” ujarnya, kepada infosembilannews, pada Minggu (11/1/2026) sore.
Dugaan pelanggaran semakin menguat setelah beredarnya video yang merekam aktivitas kendaraan pengangkut pasir di lokasi pada waktu dini hari. Salah satu rekaman tersebut disebut diambil oleh warga bernama Aryo Prima, yang menunjukkan kendaraan tetap beroperasi meski menuai keberatan masyarakat.
Warga mempertanyakan dasar hukum dan perizinan operasional aktivitas tersebut, termasuk siapa pihak yang memberi izin pengangkutan pada jam-jam rawan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pengelola pasir Cina maupun pihak berwenang terkait dugaan pengoperasian sepihak tersebut.
Warga mendesak pemerintah desa, kecamatan, serta instansi terkait untuk segera turun ke lapangan, menghentikan sementara aktivitas, dan membuka secara transparan legalitas serta kesepakatan yang menjadi dasar operasional pasir Cina di wilayah Cipendawa. (Red02)
Posting Komentar untuk "Abaikan Penolakan Warga, Kendaraan Alat Berat kembali Beroperasi di Pasir Cina Cipendawa"