Polemik Paspor WNA Bangladesh dan Piutang Bisnis, Kakan Imigrasi Cianjur: Kalau Melanggar, Tentu Ditindak



CIANJUR ll Wartapolitan — Polemik paspor Warga Negara Asing (WNA) asal Bangladesh terus bergulir, kini giliran Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Cianjur menanggapi video viral tersebut.

Pihak Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Cianjur menegaskan, kalau memang WNA tersebut melakukan pelanggaran tentu saja akan dilakukan penindakan.

“Apabila ada pelanggaran izin tinggal atau pelanggaran keimigrasian tentu akan dilakukan penindakan,” tegas Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Cianjur, Riky Afrimon pada wartawan, Sabtu 22 Agustus 2025.

Namun, terang Riky Afrimon, petugasnya langsung melakukan pemantauan lapangan dan mendatangi tempat tinggal WNA tersebut untuk memastikan kebenaran informasi.

“Kami sudah melakukan pemantauan ke lapangan dan mendatangi alamat yang bersangkutan," jelasnya.

Berdasarkan hasil pengecekan belum ditemukan adanya pelanggaran keimigrasian yang dilakukan WNA asal Bangladesh itu.

“Hingga saat ini, kami belum menemukan pelanggaran dan izin tinggalnya masih berlaku, serta sesuai alamat," jelasnya.

Berkenaan dengan adanya laporan perdata terkait hutang piutang bisnis serta laporan pidana TPPO di Polres Cianjur merupakan persoalan di luar keimigrasian. Tapi, pihak Kordinasi Timpora (Tim Pengawasan Orang Asing).

“Kalau ada delik aduan, itu menjadi urusan pihak berwenang atau instansi kepolisian. Namun," tandasnya.
[22/11, 21.41] lesmanaderi64: CIANJUR : Bupati Resmikan Cordela Suites, Optimis Dongkrak Wisata Cianjur

CIANJUR – Pemerintah Kabupaten Cianjur menyambut baik hadirnya destinasi akomodasi baru yang diharapkan dapat menjadi magnet bagi kunjungan wisatawan. Hal ini ditandai dengan peresmian Hotel Cordela Suites oleh Bupati Cianjur, dr. Wahyu Perdian, pada Sabtu (22/11/2025).

Dalam sambutannya di lobi utama hotel, Bupati menyampaikan optimisme yang tinggi. Ia menegaskan bahwa kehadiran hotel ini bukan sekedar penyedia penginapan mewah, melainkan sebuah katalis untuk pertumbuhan ekonomi dan pariwisata daerah.

“Kita tahu Cianjur memiliki keindahan alam yang luar biasa, dari pesona gunung hingga danau, serta kekayaan budaya yang memukau. Keberadaan Hotel Cordela ini adalah langkah strategis untuk menampung wisatawan yang menginginkan kenyamanan dan kualitas, sekaligus menjadi pendorong utama pemajuan perekonomian warga sekitar,” tegas Bupati di hadapan para undangan yang terdiri dari pejabat daerah, pengusaha pariwisata, dan tokoh masyarakat.

Hotel Cordela Suites yang terletak di lokasi strategis, berdekatan dengan titik-titik wisata utama dan stasiun kereta api, menawarkan 120 kamar dan suite. Desain interiornya memadukan nuansa modern dengan elemen-elemen khas budaya Sunda, menciptakan atmosfer yang hangat dan otentik.

Fasilitas penunjang yang disediakan pun lengkap, mulai dari kolam renang terintegrasi, spa, restoran yang menyajikan hidangan lokal dan internasional, hingga ruang rapat berteknologi canggih untuk kebutuhan bisnis.

Komitmen hotel untuk berakar dan memberdayakan masyarakat lokal juga menjadi perhatian utama. Direktur Hotel Cordela Suites, Sukamto yang biasa di sapa Akam, menjelaskan bahwa pihaknya telah menjalin kemitraan erat dengan komunitas dan UMKM setempat.

“Kami ingin Hotel Cordela benar-benar menjadi bagian dari denyut nadi masyarakat Cianjur. Lebih dari 70% staf kami adalah putra-putri daerah yang telah kami bekali dengan pelatihan profesional. Kami juga mengutamakan pasokan bahan baku makanan dari petani dan supplier lokal,” papar Akam.

Acara peresmian ditutup dengan kemeriahan pertunjukan adat Sunda dan ramah tamah dengan hidangan khas daerah. Kehadiran hotel ini disambut antusias oleh berbagai pihak, yang melihatnya sebagai lompatan besar untuk menaikkan posisi Cianjur di peta pariwisata nasional.

Dengan beroperasinya Hotel Cordela Suites secara penuh, diharapkan terjadi peningkatan signifikan dalam jumlah kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara ke Cianjur pada tahun-tahun mendatang, yang pada akhirnya akan memberikan dampak berganda bagi kemajuan sektor pariwisata dan perekonomian daerah secara keseluruhan. ** Deri Lesmana**

Posting Komentar untuk "Polemik Paspor WNA Bangladesh dan Piutang Bisnis, Kakan Imigrasi Cianjur: Kalau Melanggar, Tentu Ditindak"