Kemarau Panjang, 1.300 Kepala Keluarga di Desa Muara Cikadu Sindangbarang Butuh Air Bersih


CIANJUR // Wartaolitan.com - Dampak kemarau panjang mulai dirasakan masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Warga Desa Muara Cikadu, Kecamatan Sindangbarang, menghadapi persoalan kebutuhan air bersih akibat terbatasnya ketersediaan air selama musim kemarau.

Sebanyak 1.300 kepala keluarga (KK) di desa tersebut menjadi sasaran perhatian dalam upaya pemenuhan kebutuhan air bersih.

Suplai air bersih diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak, minum, hingga keperluan rumah tangga lainnya.
Kondisi kemarau yang berkepanjangan membuat ketersediaan air menjadi persoalan penting bagi masyarakat. 

Pasalnya, air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus tetap terpenuhi meskipun kondisi cuaca belum menunjukkan perubahan.
Penyaluran air bersih menjadi salah satu langkah yang diperlukan untuk meringankan beban warga yang terdampak kekeringan. 

Selain membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga, langkah tersebut juga diharapkan dapat menjaga kondisi kesehatan masyarakat di tengah keterbatasan air.

Menurut kepala desa Muaracikadu Surahman,S.Pd Mengatakan, Sehubungan dengan kemarau yang berkepanjangan," yang hingga saat ini hampir kurang lebih 5 bulan tidak turun hujan, masyarakat kami terutama di 13 ke RT an atau sekitar 1300 kepala keluarga membutuhkan air bersih, ujarnya pada awak media Rabu,(21/10/2026). Disela-sela pembagian air bersih untuk warga

Maka saya selaku kepala desa secara swadaya membantu masyarakat untuk menyuplai air bersih setiap hari, sehari kami kirim 7 mobil dengan kapasitas per mobil sekitar 1700 liter.

Kendaraan yang digunakan adalah milik saya pribadi. "dan Allhamdulillah, untuk transportasi mendapat bantuan dari anggota DPR RI komisi VII fraksi Golkar H Ilham Permana SE.MM," tandasnya.

Untuk langkah selanjutnya pemerintah desa Muara Cikadu telah mengajukan pembuatan sumur bor di beberapa titik terhadap pemerintah pusat.

Masyarakat berharap suplai air bersih dapat dilakukan secara berkelanjutan selama kemarau masih berlangsung." Dukungan dari pemerintah desa, pemerintah kecamatan, serta instansi terkait dinilai penting agar kebutuhan air bersih warga dapat terpenuhi secara merata." Harapnya

Warga juga berharap adanya solusi jangka panjang untuk mengantisipasi kekeringan berulang, seperti penyediaan sarana penampungan air, pengembangan sumber air alternatif, serta perbaikan infrastruktur distribusi air bersih.

Dengan adanya upaya pemenuhan kebutuhan air bersih tersebut," masyarakat Desa Muara Cikadu diharapkan dapat melewati musim kemarau dengan kondisi yang lebih baik." Tutupnya ** Rahmat Effendi**

Posting Komentar untuk "Kemarau Panjang, 1.300 Kepala Keluarga di Desa Muara Cikadu Sindangbarang Butuh Air Bersih "