Jembatan Nyaris Ambruk, Warga Gotong Royong Gunakan Batang Kelapa Demi Akses Dua Desa di Sindangbarang


CIANJUR // Wartapolitan.com - Kondisi jembatan yang menjadi akses penghubung dua desa di wilayah Desa Kertamukti Kecamatan Sindangbarang, mendapat perhatian setelah warga melaporkan kondisi jembatan yang dinilai rawan ambruk.

Penjabat Sementara (Pjs) Desa Kertamukti Kecamatan Sindangbarang, Rustandi mengatakan, jembatan tersebut berada di Kampung Cipunagara. Jembatan yang sebelumnya permanen dan kini rusak dilakukan pergantian dengan batang pohong kelapa. Hal itu sebagai penyangga sementara agar akses masyarakat tetap dapat digunakan.

“Berdasarkan laporan masyarakat bahwa jembatan itu mau ambruk, kami mengambil inisiatif untuk digorolkan bersama warga dengan menggunakan tangkal kelapa sebagai akses penghubung dua desa,” ujarnya, Rabu (26/8/2026).

Menurutnya, pemdes Kertamukti tetap akan merespons dan mengusulkan perbaikan jembatan tersebut. Namun, kondisi efisiensi serta adanya pemangkasan anggaran menjadi salah satu kendala dalam menentukan langkah perbaikan secara menyeluruh.

"Untuk sementara kami melakukan perbaikan seadanya mengingat efisiensi anggaran. Kami juga tidak bisa memastikan karena adanya pemangkasan anggaran,” jelasnya.

Ditambahkannya, untuk penganggaran perbaikan permanen nantinya akan menjadi kewenangan kepala desa definitif. Ia menyebutkan, saat ini Pj kepala desa masih memiliki fokus pada tahapan Pilkades, sehingga pemerintah desa belum dapat memastikan besaran anggaran perbaikan.

"Perbaikan permanen dinilai mendesak agar keselamatan warga terjamin dan akses transportasi tidak terputus apabila jembatan benar-benar mengalami kerusakan," pungkasnya.** Rahmat Effendi*"

Posting Komentar untuk "Jembatan Nyaris Ambruk, Warga Gotong Royong Gunakan Batang Kelapa Demi Akses Dua Desa di Sindangbarang "