Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Melakukan Kunjungan Ke SMK Kesehatan Cianjur.
CIANJUR ll Wartapolitan - Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang merupakan bagian dari pelaksanaan amanat konstitusi, khususnya dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa serta membangun manusia yang unggul sebagaimana tercantum dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
"Selaras dengan semangat Asta Cita, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Ditjen PAUD Dikdasmen) telah menyelesaikan kegiatan Sosialisasi dan Penandatanganan Dokumen Kerja Sama/Nota Kesepahaman Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026, di Cianjur pada Sabtu (31/1/2026).
Menteri Muti’ juga menekankan bahwa mulai tahun 2026, pelaksanaan revitalisasi satuan pendidikan dilakukan melalui mekanisme swakelola oleh sekolah, dengan penguatan tata kelola dan partisipasi masyarakat. “Mekanisme ini diharapkan mendorong efisiensi, transparansi, serta meningkatkan pemberdayaan lokal melalui serapan tenaga kerja dan penggunaan bahan bangunan lokal,” terangnya.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, melakukan kunjungan ke SMK Kesehatan Cianjur ini, dalam rangka peresmian Revitalisasi Satuan Pendidikan Kabupaten Cianjur Tahun 2026. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Cianjur, khususnya di SMK Kesehatan Cianjur.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, dalam sambutan penutupan kegiatan menyampaikan bahwa pendidikan adalah investasi strategis bangsa. Menurutnya, Revitalisasi Satuan Pendidikan tidak boleh dipahami hanya sebagai pembangunan fisik, tetapi sebagai instrumen fundamental untuk menciptakan ekosistem pembelajaran yang mendukung pertumbuhan karakter, kompetensi, dan kreativitas peserta didik.
Dan juga menekankan bahwa revitalisasi satuan pendidikan bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang menciptakan ekosistem pembelajaran yang mendukung pertumbuhan karakter, kompetensi, dan kreativitas peserta didik. ¹
Revitalisasi ini merupakan bagian dari program pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, dengan fokus pada enam prioritas utama, yaitu ruang kelas, ruang guru dan administrasi, toilet, perpustakaan, laboratorium, dan UKS.
Masih Menteri Mu’ti juga menambahkan, bahwa beberapa satuan pendidikan yang berhasil menyelesaikan revitalisasi lebih awal akan diusulkan untuk diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia. “Program ini harus dilaksanakan dengan integritas dan semangat pelayanan. Setiap rupiah anggaran negara adalah amanah yang harus dipertanggung jawabkan secara transparan. Kami berharap seluruh proses selesai sesuai jadwal dan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan di setiap daerah,” tandasnya.
Kepala Sekolah SMK Kesehatan Cianjur, Fazar Ferdiana, mengatakan baik Alhamdulilah" hari ini telah hadir juga kedatangan pak Mentri, serta didampingi pak Bupati Cianjur dan Wakil Bupati Cianjur, dalam kegiatan peresmian revitalisasi kita salah satu manfaat pada tahun lalu Alhamdulilah sekian ribu jumlah penerima yaitu kita salah satunya yang didatangi pak Mentri Kebudayaan dan Pendidikan.
Kedatangan pak Mentri tersebut, Ini sekaligus sosialisasi TKA, jadi kegiatan dari pagi terkait sosialisasi TKA, untuk tingkat SD dan SMP. Maka dilaksanakan disekolah kami siangnya dilanjut, dengan kegiatan peresmian Mentri Pendidikan Sekolah Menengah. Tentunya bisa kita lihat semenjak 2022 dari adanya pasca gempa Cianjur, yang banyak kerusakan yang secara menyeluruh
Mengakibatkan tidak berpungsinya secara maksimal kegiatan belajar mengajar kami memiliki program sekolah membangun Desa.Dalam hal ini, dilaksanakan oleh kelas 10 dan 12 kepedulian bakti kesehatan kepada masyarakat. Mungkin itu yang jadi keunggulan kami anak-anak langsung terjunkan kemasyarakat juga didampingi oleh yang frepisional,
Sehingga kehadiran sekolah terasa langsung kemasyarakat. Pada kegiatan tahun saja kita menepatkan 27 kelompok dari 27 Desa, dienam Kecamatan. Mungkin kedepannya dengan jumlah siswa yang semakin banyak tentunya perluasan kegiatan-kegiatan sekolah membangun Desa ini bisa menjadi luas lagi, bisa menjadi enam Kecamatan
Harapan terbaik untuk siswa-siswi SMK Kesehatan tentunya lebih pokus penyerapan kelulusan, kedepan bukan hanya siswa yang mendaftar. Karna pada tahun lalu juga, jumlah pendaftaran sudah 320 siswa, yang kami tidak terima 220 anak. Artinya karna keterbatasan ruang kelas saat itu menjadi dasar kami untuk melakukan seleksi.
Jadi pokus kami sekarang adalah kepenyerapan lulusan sehingga anak-anak sekolah sesuai lulusan. Sehingga anak-anak ada yang dapat bekerja, berwira usaha dan melanjutkan keperguruan tinggi negri.
Alhamdulilah kami penerima manfaat dari program revitalisasi, kemudian tadi ada vocer, yang tentunya akan diproses setelah aturannya ada katanya. Kami diberikan vocer sebesar 25 juta, itupun belum tau untuk keperuntukannya untuk apa karna sipatnya sangat sepontan yang dilaksanakan dan dilakukan oleh pak menteri
Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada pak Mentri yang telah memberikan vocer sebesar 25 juta. bahwa mengapresiasi hasil kinerja sekolah dalam melakukan program revalitasisasi, kami akan mempergunakan dengan sebaik-baiknya," Pungkasnya (Red02)
Posting Komentar untuk "Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Melakukan Kunjungan Ke SMK Kesehatan Cianjur."