Gempa M5,9 Guncang Pagi Buta, Getaran Terasa hingga Cianjur Selatan, Warga Panik.


CIANJUR // Wartapolitan.com. Guncangan gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,9 dirasakan hingga sejumlah wilayah Cianjur Selatan, Sabtu (12/9/2026) dini hari. Getaran yang terjadi sekitar pukul 04.23 WIB tersebut membuat sejumlah warga panik dan terbangun dari tidur.

Warga merasakan guncangan cukup jelas, terutama saat sebagian besar masyarakat masih berada di dalam rumah. Kepanikan sempat terjadi karena gempa berlangsung pada waktu dini hari.
Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa berkekuatan M5,9 tersebut terjadi pada pukul 04.23.56 WIB.
 Episentrum gempa berada di laut sekitar 49 kilometer barat laut Jakarta dengan kedalaman 376 kilometer.

Warga Cianjur Selatan yang merasakan getaran diimbau tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat juga diminta memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal dan segera menjauh apabila terdapat kerusakan yang berpotensi membahayakan.
Sementara menurut salah satu warga kampung Sindanglaut Desa Saganten Kecamatan Sindangbarang yang bernama Maskanah mengatakan,
" Saat terjadi guncangan saya sedang persiapan sholat subuh, saya kaget dan langsung gendong anak bungsu serta membangunkan seluruh anggota keluarga. Kita semua keluar rumah.
" Kita semuanya panik , kita merasa trauma dengan adanya gempa ini, karena pada tahun 2009 bulan September terjadi gempa yang cukup dahsyat yaitu 7,2 SR , yaitu guncangan gempa Tasikmalaya. Korban jiwa di kecamatan Cibinong saja ada puluhan orang tertimbun bahkan katanya ada berapa puluh orang tidak diketemukan. Rumah yang rusak di kecamatan Sindangbarang saja ada seribu lebih yang rusak termasuk rumah saya," imbuhnya.

Hingga berita ini ditulis, informasi mengenai dampak kerusakan maupun korban akibat gempa di wilayah Cianjur Selatan masih dalam pendataan.
BMKG juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Sementara menurut Camat Sindangbarang Meidy Prasetyadi. ST, mengatakan ,

" Warga kami himbau untuk tidak panik , serta jangan menerima info yang tidak jelas. Yang penting kita selalu waspada , dan bila terjadi gempa susulan yang cukup kencang dimohon untuk keluar rumah," katanya.

" Warga pasti panik karena pada tahun 2009 merupakan daerah yang paling terdampak atas terjadinya gempa Tasikmalaya dengan kekuatan 7,2 SR, ada sekitar 1800 rumah yang rusak.
Namun untuk gempa tadi subuh sampai saat ini belum ada laporan dari desa tentang adanya kerusakan , mudah mudahan tidak ada" tandasnya.** Rahmat Effendi*"

Posting Komentar untuk "Gempa M5,9 Guncang Pagi Buta, Getaran Terasa hingga Cianjur Selatan, Warga Panik."